Metabolit
Primer
Produk
metabolit primer Metabolit primer adalah satu grup reaksi yang saling
berhubungan dalam mikroorganismayang
berhubungan dengan pertumbuhan dan mempertahankan hidup. Metabolit primer
secaramendasar sama pada diseluruh mahluk hidup yang berhubungan dengan
pelepasan energi dansitesis makromolekul penting seperti protein, asam nukleat,
dan material sel lainnya. Ketikametabolisme promer berhenti, maka organisma
tersebut mati. Produk dari metabolisme primer berhubungan dengan
pertumbuhan dan produksi maksimal yang terjadi pada fase
logaritmik pada pertumbuhan dalam sistem kultur batch. Produk-produk katabolik
meliputi alkohol, asamlaktat, butanol
sedangkan produk anabolik seperti asam amino, enzim dan asam nukleat.
Adalah suatu zat / senyawa essensial yang terdapat dalam
organisme dan tumbuhan, yangberperan
dalam proses semua kehidupan organisme tersebut atau merupakan kebutuhan dasaruntuk kelangsungan hidup bagi organisme / tumbuhan
tersebut.
Kehidupan
organisme dibagi menjadi 2 bagian
1.Prokariot : organisme yang tidak mempunyai
dinding sel (inti sel tidak punyamembran).
2.Eukariot : organisme yang mempunyai dinding sel
atau mempunyai membran intisel dan organ sitoplasma, yang setiap sel
digambarkan dengan adanyamembran (mitochondria, kloroplast, dll)
Fungsi
metabolit primer bagi tumbuhan :
1.Diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup
bagi tumbuhan.
2.
Untuk pertumbuhan atau perkembangan bagi
tumbuhan tersebut.3.
Sebagai cadangan makanan.Jalur biosintesis metabolit
primer dalam tumbuhan :Proses Fotosintesis
Metabolism sekunder
Metabolit
sekunder adalah senyawa organik yang dihasilkan tumbuhan yang tidak memiliki
fungsi langsung pada fotosintesis, pertumbuhan atau respirasi, transport solut,
translokasi, sintesis protein, asimilasi nutrien, diferensiasi, pembentukan
karbohidrat, protein dan lipid. Metabolit sekunder yang seringkali hanya
dijumpai pada satu spesies atau sekelompok spesies berbeda dari metabolit
primer (asam amino, nukelotida, gula, lipid) yang dijumpai hampir di semua
kingdom tumbuhan. Metabolit sekunder yang
merupakan
hasil samping atau intermediet metabolisme primer:
•
Berperan penting pada dua strategi resistensi, yaitu:
a)
level struktur, phenyl propanoid adalah komponen utama polimer dinding polimer
lignin dan suberin,
b)
menginduksi antibiotik pertahanan yang berasal dari fenolik dan terpenoid (fitoaleksin)
•
Melindungi tumbuhan dari gangguan herbivor dan menghindari infeksi yang
disebabkan oleh patogen mikrobia. Tumbuhan menggunakan metabolit sekunder
sebagai antibiotik atau agen sinyal selama interaksi dengan patogen
•Menarik
polinator dan hewan penyebar biji
•Berperan
sebagai agen kompetisi antar tanaman
•Memberikan
kontribusi yang bernilai terhadap hubungan antara tumbuhan dan lingkungannya
Kelompok
utama metabolit sekunder ada tiga, yaitu:
terpen,
senyawa fenol dan produk sekunder mengandung nitrogen.
Terpen
merupakan klas metabolit sekunder yang terbesar, umumnya tidak larut dalam air,
konstituen minyak esensial, lipid yang disintesis dari asetil KoA atau dari
intermediet glikolisis melalui lintasan asam mevalonat. Semua terpen disusun oleh
unit isopren ber-C5. Pada suhu tinggi terpen dapat didekomposisi menjadi
unit-unit isopren. Terpen diklasifikas ikan berdasarkan jumlah unit isopren.
Monoterpen: mengandung 10-karbon terpen atau 2 unit C5; sesquiterpen
:
mengandung 15-karbon terpen atau 3 unit C5; diterpen mengandung 20-karbon
terpen atau 4 unit C5. Terpen yang lebih besar termasuk triterpen (30 karbon),
tetraterpen (40 karbon) dan politerpen (C5]n, dimana n > 8). Terpen
disintesis untuk “menolak’ serangga, herbivor pemakan, dan untuk menarik insek
predator dan parasit pemakan herbivor.
Beberapa
terpen berperan pada pertumbuhan dan perkembangan. Contoh, giberelin adalah
hormon penting tumbuhan yang termasuk
kelompok
diterpen. Sterol adalah derivat triterpen yang merupakan komponen esensial
membran sel yang menstabilkan interaksi fosfolipid. Karotenoid merah, kuning,
oranye adalah tetraterpen yang berfungsi sebagai pigmen asksesori pada
fotosintesis dan melindungi jaringan
fotosintetik dari fotooksidasi
Tumbuhan
menghasilkan banyak produk sekunder yang mengandung gugus fenol. Senyawa ini
dikelompokkan ke dalam senyawa fenolik yang jumlahnya hampir mencapai 10.000.
Beberapa senyawa fenol larut dalam pelarut organik, beberapa adalah glikosida
dan asam k arboksilat yang larut air dan sejumlah besar lainnya adalah polimer
yang tidak larut.
Senyawa
Sekunder Yang Mengandung Nitrogen
•alkaloid
yang terutama disintesis dari asam-asam amino
•Di
tumbuhan senyawa ini tidak sebanyak fenolik dan terpenoid
•Senyawa
ini penting dalam aktivitasnya sebagai obat dan toksin
•Disintesis
dari asam amino aromatik dan alifatik
•Alifatik
via siklus TCA
•Aromatik
melalui lintasan asam shikimat
Metabolit
sekunder tumbuhan banyak yang strukturnya memiliki nitrogen, termasuk alkaloid,
sianogenik, glikosida, glukosinolat dan asam amino non protein
Eksplorasi dan Beberapa Penemuan
Obat Baru dari Senyawa Alam
Penyakit
yang disebabkan Infeksi maupun Virus masih menjadi perhatian dan prioritas baik
di negara Indonesia maupun di dunia. Hal ini disebabkan oleh adanya kecenderungan
resistensi dan kekebalan bakteri maupun virus terhadap penggunaan obat yang terus
menerus.
•
Malaria masih merupakan masalah kesehatan utama di dunia baik di negara-negara berkembang
maupun maju. Selain malaria, masyarakat Indonesia juga masih mengalami berbagai
penyakit infeksi menular seperti tuberculosis, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA),
diare, dan penyakit kulit.
•
Indonesia juga menghadapi beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh virus,
seperti demam berdarah dengue (DBD), HIV/AIDS, chikunguya, maupun Avian Flu.
•Masalah
lainnya adalah penyakit kanker yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya yang
sesuai.
Salah
satu usaha untuk menemukan obat baru untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut
adalah melalui eksplorasi senyawa bioaktif dari bahan alam, utamanya tanaman obat
yang secara tradisional digunakan masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit infeksi,
virus maupun kanker tersebut di berbagai daerah di Indonesia. Penemuan senyawa bioaktif
baru yang dapat digunakan sebagai lead compound dari bahan alam sangat menarik untuk
dilakukan .
Senyawa
yang diperoleh dari tumbuhan Taxus brevifolia yang terdapat di wilayah barat
laut Pantai Pasifik, Amerika seikat. Saat ini banyak digunakan untuk pengobatan
berbagai jenis kanker.
Artemisia
annua yang berasal dari Cina, selama
lebih dari 2000 tahun telah digunakan
oleh penduduk setempat dan di Asia sebagai obat panas. Artemisinin digunakan
sebagai obat malaria yang ampuh membunuh
parasit Plasmodium falciparum yang
resisten terhadap kuinin
Alkaloid
yang ditemukan pada kulit batang pohon kina (Chinchoma sp), yang sudah digunakan
ribuan tahun sebagai obat malaria. Kuinin obat malaria, sedang kuinidin sebagai obat penyakit jantung
PERMASALAHAN
1. Mengapa pada fase pertumbuhan, tumbuhan utamanya memproduksi metabolit primer, sedangkan metabolit sekunder belum atau hanya sedikit dimetabolisme?
2. mengapa suatu tumbuhan itu dapat mereduksi (melumpuhkan) pertumbuhan tumbuhan yang ada di dekatnya (tumbuhan yang lain)?
Pertanyaan kedua, hal itu terjadi karena pada umumnya pada saat pertumbuhan, hasil dari metabolite primer itu sangat dibutuhkan dalam prosesnya untuk tumbuh. Sedangkan hasil dari metabolite sekunder diperlukan tidak setiap saat, hanya saat tertentu saja. Seperti contohnya sebagai pertahanan diri dari predator dll. Sehingga belum terlalu dibutuhkan.
BalasHapusSaya inin mencoba menanggapi permasalahan pertama saudari,
BalasHapusMetabolit sekunder tidak diproduksi banyak pada saat pertumbuhan karena senyawa ini tidak berperan langsung dalam pertumbuhan tanaman.
Metabolit sekunder tanaman merupakan senyawa dengan berat molekul rendah yang diproduksi tanaman sebagai respon terhadap ancaman lingkungan dan patogen
saya ingin menambahkan. metabolit primer ini esensial pada proses hidup sedangkan metabolit sekunder tidak esensial. namun demikian metabolit primer dan sekunder saling terkait karena keduanya merupakan biomolekul yang tersusun atas unsur-unsur C, H, O, N, dan S. proses metabolisme saling terkait, dimana metabolit sekunder terjadi melalui proses biosintesis yang menggunakan prekursor senyawa-senyawa metabolit primer, yang artinya sama seperti yang dikatakan munika diatas bahwa metabolit sekunder ini akan beroperasi setelah berlangsungnya metabolit primer
Hapusbaik saya akan menambahkan jawaban agung
BalasHapusSenyawa metabolit sekunder merupakan sumber bahan kimia yang tidak akan pernah habis, sebagai sumber inovasi dalam penemuan dan pengembanganobat-obat baru ataupun untuk menunjang berbagai kepentingan industri. Hal initerkait dengan keberadaannya di alam yang tidak terbatas jumlahnya. Sejalandengan hal itu dan diikuti oleh keberadaan organisme yang juga tidak terbatas jumlahnya, maka topik penelitian bahan alam juga tidak akan pernah habis. Inididukung pula oleh fakta bahwa di muka bumi ini terdapat kurang lebih 250.000 jenis tumbuhan tingkat tinggi, akan tetapi tidak lebih dari 0,4% dari jumlahtumbuhan tersebut telah diselidiki oleh peneliti untuk berbagai kepentingan.Sebagian besar dari penelitian itupun masih sangat dangkal sifatnya atau belummenyeluruh, lagi pula terbatas pada tumbuhan yang terdapat di daerah beriklimsedang. Dari 250.000 jenis tumbuhan tingkat tinggi seperti dikemukan di atas54% diantaranya terdapat di hutan-hutan tropika dan Indonesia dengan hutantropikanya yang mengandung lebih dari 30.000 jenis tumbuhan tingkat tinggisangat berpotensial untuk diteliti dan dikembangkan oleh para peneliti Indonesia.Penelitian bahan alam biasanya dimulai dari ekstraksi, isolasi denganmetode kromatografi sehingga diperoleh senyawa murni, identifikasi unsur darisenyawa murni yang diperoleh dengan metode spektroskopi, dilanjutkan denganuji aktivitas biologi baik dari senyawa murni ataupun ekstrak kasar. Setelahdiketahui struktur molekulnya biasanya dilanjutkan dengan modifikasi struktur untuk mendapatkan senyawa dengan aktivitas dan kestabilan yang diinginkan.Disamping itu dengan kemajuan bidang bioteknologi, dapat juga dilakukan peningkatan kualitas tumbuhan atau organisme melalui kultur jaringan atau pembentukan menjadi tumbuhan transgenik yang tentunya juga akanmenghasilkan berbagai jenis senyawa metabolit sekunder baru yang beranekaragam dan mungkin juga dengan struktur molekul yang berbeda dengan yangditemukan dari tumbuhan awalnya.
baiklah saya akan mencoba menjawab permasalahan pertama dimana Metabolisme primer padatumbuhan, sepertirespirasidanfotosintesis, merupakan proses yang esensial bagi kehidupan tumbuhan. Tanpa adanya metabolisme primer, suatu organism akan terganggu pertumbuhan, perkembangan, serta reproduksinya, dan akhirnya mati. Berbeda dengan metabolisme primer, metabolism sekundermerupakan proses yang tidak esensial bagi kehidupan organisme. Tidak ada atau hilangnya metabolit sekunder tidak menyebabkan kematian secara langsung bagi tumbuhan, tapi dapat menyebabkan berkurangnya ketahanan hidup tumbuhan secara tidak langsung (misalnya dari serangan herbivore dan hama), ketahanan terhadap penyakit, estetika, atau bahkan tidak memberikan efek sama sekali bagi tumbuhan tersebut.
BalasHapusmaka dari itu Pada fase pertumbuhan, tumbuhan utamanya memproduksi metabolit primer, sedangkan metabolit sekunder belum atau hanya sedikit di metabolisme. Sedangkan metabolism sekunder terjadi pada saat sel dalam tahap diferensiasi menjadi sel yang lebih terspesialisasi (fasestasioner) (Schripsema & Verpoorte 1994, Mohr & Schopfer 1995).
Baiklah saya akan menjawab permasalahan no 1
BalasHapusHasil metabolisme dalam organisme hidup dapat dibagi menjadi dua kelompok besar: metabolit
primer dan sekunder. Yang tergolong dalam metabolit primer adalah senyawa-senyawa yang
diproduksi dan terlibat pada jalur metabolisme primer (contohnya glikolisis, siklus asam
sitrat/siklus Krebs, dan fotosintesis). Contoh metabolit primer adalah protein, karbohidrat,
lipid, asam amino, nukleotida, danasetil CoA (Siegler 1998). Karbohidrat biasa disebut hidrat
arang. Terdiri dari dua reaksi pembentukan dan pemecahan karbohidrat. Tersusun atas
monomer molekul-molekul gula sederhana. Reaksi pemecahan terjadi di membrane sel yang
melibatkan proses respirasi dan fermentasi. Reaksi pembentukan terjadi di dalam kloroplas
yang melibatkan penggunaan karbondioksida untuk menghasilkan monomer gula sederhana
misal: sukrosa). Protein merupakan salah satu metabolit primer yang menyusun tubuh
organisme. Menurut dogma biologi molekuler, DNA akan ditranskripsi menjadi RNA, RNA
ditranslasi menjadi triplet kodon yang membentuk asam amino, polimer asam amino
merupakan protein. Lipida merupakan salah satu metabolit promer hasil dari jalur oksidasi
pentose fosfat. Reaksi pembentukan lipida terjadi di dalam sitosol tanaman